RSS Feed

PERUMUSAN TEORI AKUNTANSI SYARIAH

Posted on

Seperti dalam setiap Disiplin lain, Suatu metodologi diperlukan untuk perumusan suatu teori akuntansi. Perbedaan pendapat,pendekatan, dan nilai antara praktik akuntansi dan penelitian akuntansi telah menjurus pada pemakaian dua metodologi, yaitu metodologi deskriptif dan metodologi normatif.

METODODOLOGI

➲METODOLOGI DESKRIPTIF
         Teori akuntansi  merupakan suatu usaha coba-coba untuk membenarkan apa yang tersusun melalui praktik akuntansi yang dipertimbangkan bermanfaat.
➲METODOLOGI NORMATIF
        Mencoba membenarkan beberapa praktik akuntansi yang seharusnya dipergunakan.  Teori normatif ini berusaha membenarkan apa yang sudah benar daripada emmbenarkan apa yang benar.

Perbedaan antara dua orientasi tersebut diatas :

1. Akuntansi Operasional

Diarahkan pada penyajian informasi yang berguna bagi keputusan manajemen dan investor, khususnya keputusan yang menyangkut alokasi sumber daya.

2. Akuntansi Hak Pemilikan

Diarahkan pada penyesuaian hak milik para pemegang saham dan pihak lain yang berkepentingan baik yang berada di dalam maupun di luar organisasi agar dapat mencapai keadilan dalam pembagian hasil atau keuntungan operasi.

Sekalipun tidak ada suatu teori akuntansi yang komprehensif, ada berbagai teori pendekatan akuntansi dalam kategori cukup baik. Hal tersebut dikarenakan pemakaian pendekatan yang berbeda.

Beberapa pendekatan tradisional  :

1. Nonteoritis, praktis, atau pragmatis (tak formal)

2.Teoritis  :

a. Deduktif

b. Induktif

c. Etis

d. Sosiologis

e. Ekonomis

f. Memilih-milih dari berbagai sumber

  • Pendekatan Nonteoritis adalah suatu pendekatan pragmatis (praktis) dan suatu pendekatan otoriter. Pendekatan pragmatis adalah pembentukan suatu teori yang berciri khas sesuai dengan praktik senyatanya, dan pembentukan teori tersebut mempunyai kegunaan ditinjau dari segi cara penyelesaiannya yang praktis.
  • Pendekatan otoriter adalah perumusan suatu teori akuntansi,yang umumnya  digunakan oleh organisasi profesional, dengan menerbitkan pernyataan sebagai peraturan praktik akuntansi. Pendekatan otoriter juga berusaha memberikan cara penyelesaian yang praktis, oleh sebab itulah pendekatan ini dipersamakan dengan pendekatan pragmatis.
  • Teori pendekatan rekening merasionalisasikan pemilihan teknik akuntansi atas dasar  persamaan akuntansi, yakni persamaan neraca dan persamaan keuntungan akuntansi.

                       Persamaan Neraca  :

Aktiva = Kewajiban + Modal Pemilik

                       Persamaan Keuntungan  :

Keuntungan Akuntansi = Penghasilan – Biaya

  • Pendekatan Deduktif adalah pendekatan yang digunakan dalam membentuk teori yang dimulai dari dalil-dalil dasar dan tindakan-tindakan adasar untuk mendapatkan kesimpulan logis tentang pokok persoalan yang sedang dipertimbangkan.

Langkah-langkah yang digunakan dalam pendekatan deduktif  :

1. Menetapkan “tujuan” laporan keuangan

2. Memilih “aksioma” akuntansi

3. Memperoleh “prinsip” akuntansi

4. Mengembangkan “teknik” akuntansi.

  • Pendekatan Induktif terhadap pembentukan suatu teori dimulai dari pengamatan dan pengukuran serta menuju kearah kesimpulan yang digeneralisasi. Pendekatan induktif dimulai dari pengamatan informasi keuangan perusahaan. dan hasilnya untukdisimpulkan atas dasar hubungan kejadian, kesimpulan, dan prinsip akuntansi.

4 Tahap pendekatan induktif  :

1. Pengamatan dan pencatatan seluruh pengamatan

2. Analisa dan pengklarifikasian pengamatan tersebut untuk mencari hubungan yang berulang kali yakni hubungan yang sama dan serupa

3. Pengambilan generalisasi dan prinsip akuntansi induktif dari pengamatan tersebut yang menggambarkan hubungan yang berulag kali terjadi

 4. Pengujian generalisasi.

  • Pendekatan Etis

Inti dasar dari pendekatan etis adalah konsep-konsep keadilan, kejujuran, dan kebenaran, serta kewajaran.

  • Pendekatan Sosiologis

Pendekatan sosiologis perumusan suatu teori akuntansi menekankan pengaruh sosial terhadap teknik akuntansi.

Pendekatan ini merupakan suatu pendekatan etis yang memusatkan pada suatu konsep kewajaran yang lebih luas, yakni kesejahteraan sosial.

  • Pendekatan Ekonomi

Terhadap suatu perumusan teori akuntansi menitikberatkan pengendalian perilaku indikator makroekonomi yang diakibatkan oleh pemakaian berbagai teknik akuntansi. Pendekatan ekonomi memfokuskan pada konsep kesejahteraan ekonomi umum.

Tahap² dalam perumusan teori akuntansi syariah  :

  1. Tahap Deskriptif adalah tahap penyajian data yang didasarkan pada perubahan-perubahan yang terjadi dalam masyarakat. Tahapdeskriptif adalah tahap untuk mengetahui hakikat sesuatu. Pendekatan ini dimaksudkan untuk menemukan esensi istilah-istilah dalam mengungkapkan konsep akuntansi dalam Al-Qur’an secara objectif.
  2. Tahap Evaluatif ini menggunakan metode analitik kritis-rasional. Metode ini diterapkan mengingat pada tahap ini dilakukan upaya membandingkan konsep Akuntansi Barat dengan konsep Akuntansi Syariah.

Sehubungan dengan perkembangan sistem ekonomi baru, yaitu sistem ekonomi islam, tentu saja kondisi ini menuntut relevansi seluruh instrumen, model, sistem, dan pradigma akuntansi.

About these ads

About angelia2002

just ordinary girl and simple person

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: